Bandar Kema: Jalur Islamisasi dan Dominasi Kolonial (1824-1930)

JALUR ISLAMISASI DAN DOMINASI KOLONIAL (1824-1930)

Authors

  • Rizal Zamzami UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Indonesia
  • Ahmad Syaf’i Mufadzilah Riyadi Institut Agama Islam Negari Kediri, Indonesia
  • Muhammad Nur Ichsan Azis Research Center for Religious Treasure and Civilization National Research and Innovation Agency, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.52829/pw.389

Keywords:

dominasi, islamisasi, Kema

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis jalur islamisasi dan dominasi kolonial terhadap keberadaan Islam di Bandar Kema, Minahasa. Perkembangan islamisasi di Kema, tidak lepas dari aktivitas dan peran para penyebar Islam, baik ulama, pedagang, dan tokoh politik, sejak abad ke-19 M. Islamisasi di Bandar Kema mengalami signifikansi pada pertengahan abad ke-19, melalui relasi politik dan aktivitas niaga maritim. Metode sejarah yang digunakan dalam tulisan ini adalah pendekatan ilmu sosial yang menggunakan teori islamisasi dan pengaruh kolonisasi di kawasan tertentu. Jalur islamisasi di Bandar Kema berimplikasi pada terbentuknya masyarakat muslim yang mendiami daerah pesisir. Di sisi lain, dominasi kolonial juga berdampak munculnya kelompok-kelompok muslim yang berusaha mempertahankan keberadaan mereka di tengah pengaruh tersebut yang berhubungan langsung dengan kebijakan politik dan ekonomi.

Downloads

Published

30-06-2024

Issue

Section

Articles

Citation Check