NILAI BUDAYA YANG TERKANDUNG DALAM TRADISI SASI IKAN LOMPA DI NEGERI HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.52829/pw.69Keywords:
tradition, sasi, lompa fish, cultural valuesAbstract
References
Adishakti, L. T. dan Suhadi Hadiwinoto, 2010. Pendidikan Pusaka Indonenesia. Panduan untuk Guru Sekolah Dasar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jakarta : Badan Pelestarian Pusaka Indonesia bekerjasama dengan Erfgoed Nederland, Puskurbuk Balitbangdikbud, Pusat Pelestarian PusakaArsitektur FT UGM, dan Kantor UNESCO Jakarta.
BudhiSantoso, S., 2014. Peran Kebudayaan dalam Pendidikan Karakter. Keynote Speaker dalam “Seminar Forum Komunikasi Peneliti Kebudayaan”. Batam, 11-14 Maret 2014.
Dove, M. R., 1994. Ketahanan Kebudayaan dan Kebudayaan Ketahanan. Kata Pengantar dalam Paulus Florus et.al (ed.), “Kebudayaan Dayak: Aktulisasi dan Tranformasi”. Jakarta: Grasindo.
Kissya, E., 2013. Kapata Kewang Haruku Dan Tradisi sasi Aman Haru-Ukui. Makassar: Ininnawa dan Layarnusa.
Koentjaraningrat, 1992. Metode-metode Penelitian Masyarakat. Jakarta : PT Gramedia.
Koentjaraningrat, 1980. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Djambatan.
Laksono, P. M. et. al., 2000. Perempuan di Hutan Mangrove, Kearifan Ekologis Masyarakat Papua. Yogyakarta: Kerjasama Pusat Studi Asia Pasifik (PSAP) UGM dengan Galang Press danYayasan Kehati.
Lewis, E. D., 2015. Langkah-langkah Menuju Sebuah Pemahaman tentang Budaya hal.451-496. Dalam Lee, Julian C.H. dan John M. Prior (peny.) “Pemburu yang Cekatan. Anjangsana bersama Karya-karya E. Douglas Lewis”. Maumere: Penerbit Ledalero.
Liliweri, A., 2014. Pengantar Studi Kebudayaan. Bandung : Penerbit Nusa Media. Maleong, L. J., 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Munawaroh, S., 2013.Upacara Adat Nyanggring di Tlemang Lamongan Sebagai Wahana Ketahanan Budaya. Jantra, Jurnal Sejarah dan Budaya Vol.8 No.2. Desember 2013. Yogyakarta: Balai Pelestarian Nilai Budaya.
Rudito, B., 2013. Strategi Internalitradisi sasi Nilai Budaya pada Keluarga, Komunitas Remaja, dan Masyarakat di Daerah Rawan Konflik (Pendekatan Antropologi)”. Makalah dalam “Workshop dan Penyusunan Buku Panduan Strategi Pelaksanaan Internali tradisi sasi Nilai Budaya pada Keluarga, Komunitas Remaja, dan Masyarakat di Daerah Rawan Konflik”. Jakarta, Hotel Milenium, 16 September.
Salam, R., 2013. Nilai Budaya dalam Upacara Perkawinan Adat Tolaki di Kelurahan Bende Kecamatan Mandonga Kota Kendari. Jurnal Sejarah dan Budaya Walasuji Vol. 4 No 2. Desember 2013. Makassar : Balai Pelestarian Nilai Budaya.
Salim, E., 2013. Tradisi sasi, Pelajaran dari Kearifan Lokal. Pengantar dalam Kissya, Eliza. “Kapata Kewang Haruku Dan Sasi Aman Haru-Ukui”. Makassar: Ininnawa dan Layarnusa.
Watloly, A., 2013. Cermin Eksistensi Masyarakat Kepulauan Dalam Pembangunan Bangsa. Jakarta: PT Intimedia Ciptanusantara.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2018 Damardjati Kun Marjanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.