PRANATAMANGSA DALAM BAYANG-BAYANG KEBIJAKAN PERTANIAN ORDE BARU DI BANTUL, 1970–1990
Keywords:
Pranatamangsa, Bantul, Orde Baru, kebijakan pertanian, Revolusi HijauAbstract
Artikel ini membahas posisi pranatamangsa dalam praktik pertanian petani di Kabupaten Bantul pada masa Orde Baru. Pranatamangsa dipahami sebagai sistem penanggalan matahari agraris yang disusun melalui observasi peredaran matahari, perubahan musim, dan gejala ekologis. Sejak awal 1970-an, kebijakan pertanian Orde Baru melalui program Revolusi Hijau mendorong penyeragaman pola tanam, penggunaan input kimia, dan pengendalian produksi oleh negara. Artikel ini bertujuan untuk menelaah bagaimana pranatamangsa dipertahankan, beradaptasi, dan berfungsi dalam konteks kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan arsip statistik, literatur sezaman, dan wawancara lisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pranatamangsa tetap digunakan, meskipun fungsinya lebih terbatas sebagai pengetahuan situasional.
Downloads
Published
30-06-2026
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rizki Dian Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.