HUKUM ADAT DAN KEKERABATAN DALAM NASKAH TAMBO KERINCI: LANDASAN HISTORIS NILAI KEWARGANEGARAAN
Keywords:
Tambo Kerinci, hukum adat, sistem kekerabatan, kewarganegaraan lokal, studi naskahAbstract
Tambo Kerinci merupakan manuskrip adat yang merekam sistem nilai, hukum adat, dan pola kekerabatan masyarakat Kerinci di wilayah Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, sebelum hadirnya sistem hukum modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis hukum adat dan sistem kekerabatan dalam naskah tersebut sebagai landasan historis nilai kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi sejarah berbasis naskah, dengan sumber utama edisi alih aksara Tambo Kerinci oleh Zakaria (1984). Analisis dilakukan melalui perspektif sejarah sosial, memori budaya dan kewarganegaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ini memuat prinsip hukum adat yang mengatur struktur kepemimpinan, mekanisme musyawarah, sanksi adat, serta pembagian hak dan kewajiban warga. Sistem kekerabatan menegaskan solidaritas sosial, tanggung jawab kolektif, dan kepatuhan terhadap norma bersama. Struktur normatif tersebut mencerminkan praktik kewarganegaraan lokal yang menjaga keteraturan dan keadilan sosial, sekaligus menunjukkan akar historis nilai kewarganegaraan dalam tradisi hukum adat.
Downloads
Published
30-06-2026
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Mhd. Asrian Syah, Dyah Kumalasari, Arfaton

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.