VISUALISASI SELERA KOLONIAL DALAM MOTIF BUKETAN BATIK BELANDA
Keywords:
arsip visual kolonial, art nouveau, batik belanda, buketanAbstract
Artikel ini membahas visualisasi selera kolonial dalam motif buketan batik belanda yang berkembang di pesisir utara Jawa pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Permasalahan penelitian berangkat dari pertanyaan bagaimana motif buketan merepresentasikan preferensi estetika kolonial serta apa implikasinya bagi pembacaan batik sebagai sumber sejarah. Penelitian bertujuan mengidentifikasi karakter visual buketan, menelaah keterkaitannya dengan estetika art nouveau, dan memaknai posisinya sebagai arsip budaya visual kolonial. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif-deskriptif terhadap sepuluh koleksi batik bermotif buketan milik Museum Danar Hadi Solo dan Museum Batik Pekalongan melalui pendekatan budaya visual dan kajian historis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesamaan pada garis organik, naturalisme flora taman Eropa, komposisi modular, serta representasi femininitas dan modernitas kolonial. Kesimpulannya adalah motif buketan bukan sekadar ornamen dekoratif, melainkan materialisasi selera kolonial dan sumber nonteks yang memperkaya studi sejarah kolonial berbasis tekstil.
Downloads
Published
30-06-2026
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Aniendya Christianna, Gatut Priyowidodo, Ido Prijana Hadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.